REVISI
Pada bagian bab IV:
pseodocode pindah ke bab IV subbab rancangan sistem.
Desain rancangan sistem buat baru dan tambahkan:
- Hasil teknis dari tool itu sendiri
- Buat juga rancangan sistem cara pemakaian pemasangan tool ke web
Pada bagian bab V, Implementasi:
Bagian bagaimana proses membuat tool web worker
Subbab Metode Script Offloading and Isolation, Subbab Metode Inter-thread Communication, dan metode proxy pattern dipindah ke subbab implementasi.
Tambahkan subba Cara pemakaian dan pemasangan tool tersebut ke website.
Pada bagian bab VI:
analisis kompleksitas setiap algoritma algoritma letakan pada bab VI subbab pembahasan (hasil & pembahasan)
Lampiran tidak perlu.
📌 Bab IV: Pindah Pseudocode ke Subbab Rancangan Sistem
- ✅ Tepat. Pseudocode memang seharusnya masuk ke bagian perancangan, bukan implementasi. Ini memberi pembaca gambaran awal how the system works sebelum kode nyata diberikan.
- 🔍 Catatan Tambahan (Opsional): Pastikan pseudocode yang dipindah benar-benar abstrak dan tidak terlalu mendetail (tidak seperti kode JavaScript atau Java langsung).
📌 Bab IV: Tambah Desain Rancangan Sistem (Hasil Teknis + Pemakaian Tool)
- ✅ Sangat tepat. Penambahan ini memberi konteks yang kuat: bagaimana sistem dirancang dan akan digunakan.
- 💡 Saran tambahan:
- Gunakan diagram deployment dan flow penggunaan (misal: flow dari browser → service worker → web worker → kembali ke UI).
- Penjelasan seperti: “Tool di-embed melalui
<script>+ konfigurasi iframe sandbox" akan sangat membantu pembaca teknis.
📌 Bab V: Tambah Bagaimana Proses Membuat Tool Web Worker
- ✅ Bagus. Ini memang ruh dari implementasi. Jelaskan dari:
- Setup project-nya (tooling, folder, library),
- Tahap pengembangan tiap bagian (worker, service worker, sandbox),
- Penanganan komunikasi antar thread.
📌 Bab V: Pindahkan Subbab Metode ke dalam Implementasi
- ✅ Logis. Ketiga metode (Script Offloading, Inter-thread Communication, Proxy Pattern) memang bagian dari strategi implementasi, bukan metodologi riset.
- 💡 Saran tambahan: Beri sub-judul seperti “Penerapan Metode X dalam Tool” agar pembaca tahu metode itu sudah “dipraktikkan,” bukan hanya dikaji secara konseptual.
📌 Bab V: Tambah Cara Pemakaian dan Pemasangan Tool
- ✅ Sangat penting. Ini menjawab pertanyaan “bagaimana cara menggunakannya di dunia nyata?”
- 💡 Tambahkan langkah-langkah seperti:
- Copy file ke folder tertentu,
- Tambahkan script tertentu ke
<head>atauservice-worker.js, - Konfigurasi tambahan (jika ada).
📌 Bab VI: Analisis Kompleksitas Dipindah ke Pembahasan
- ✅ Cocok. Karena kompleksitas digunakan untuk membahas performa dari metode, bukan sebagai landasan teori lagi.
- 🔍 Catatan kecil: Jika terlalu panjang, bisa ringkas jadi tabel per metode: metode, analisis waktu, penjelasan, implikasi ke performa.
✅ Kesimpulan
Semua revisi kamu masuk akal dan selaras dengan kaidah penulisan akademik. Justru ini akan bikin struktur tesismu jauh lebih kuat, rapi, dan mudah dipahami, baik oleh penguji teknis maupun non-teknis.
SOCIAL SHARE CARD GENERATOR